Saturday, February 28, 2026

lapis

sekian hari berlalu sejak pergantian tahun, pun bulan Ramadhan sudah masuk tengah puluhan kedua. sempat tertatih dengan kesibukan yang bertubi-tubi di awal tahun, namun tetiba menghilang menjadi kehampaan yang melenakan, meski hanya sejenak. 
peran menjadi tameng, keset maupun background pun semakin lengkap, dengan segala keseruan dan dramanya. 
tetap memberi manfaat, waktu semakin dekat

Tuesday, December 30, 2025

akhir

sekian hari telah berlalu, dari awal tahun 2025, sejak finish marathon lalu, kembali ke Indonesia, menjajaki langkah sebagai warga Jogja, hingga kenaikan pangkat yang luar banyak dinamika. rejeki bertubi, karena selama 6 bulan plus kembali berdinas, lha kok ada saja hal diluar rutinitas. meski kepanitiaan tetaplah menjadi nomer wahid dalam hal menyusahkan hidup, jalan-Nya selalu memberikan opsi terbaik untuk menghindar-maupun dihindarkan. 

beberapa kali cerita dinas luar pun cukup menggembirakan, setidaknya meski dengan mengorbankan waktu berharga dengan keluarga, setidaknya ada imbalan yang meng-impaskannya, minimal tidak nombok. pun dengan status pangkat baru, jika memang dihitung secara detail, lha kok dines benerannya totalan belum dapat seminggu ya 😀 tapi itulah rejeki, apapun bentuknya, sudah digariskan-Nya .. tinggal kita perlu pahami dan syukuri.

bukan sekian jam lagi menuju 2026, tapi kurang 50an hari lagi menuju Ramadhan .. ada yang belum lunas, ada yang belum selesai .. dan pentingnya, siapkan diri

Sunday, September 14, 2025

jauh

 tidak terasa, sepertinya waktu berjalan sangat cepatnya .. menunggu, menanti dan tiba2 tersadar, minggu sudah berulang, bulan sudah bertambah .. drama panitia yang begitu cepatnya berganti dan bertubi, harapan pengeluaran yang lebih irit namun akhirnya tetap pula dengan segala perpindahan perannya, membuat semua kebiasaan "baik" sebelumnya terasa sirna hingga berat badan pun secara tak terelakkan bertambah pula dengan drastisnya.

sebenarnya, hidup semakin sederhana .. hanya menunggu waktu sholat ke waktu berikutnya .. kesibukan baru mengatur jadwal membuat ritme nampaknya sedikit kacau, tapi syukurnya, masih diberi kekuatan untuk terus bangkit meski tertatih .. toh, meski ada contoh di depan, masih banyak yang tertinggal di belakang .. tetap jaga semangat, ingat mimpi dan tanggung jawab di depan .. hayoooo

Thursday, July 17, 2025

mulai

 tulisan ini menandai seminggu jadi warga ABdi dalem bagi keluarga kecil kami, meski sebenarnya, kurang lebih sejak 7 tahunan lampau, saya sudah lebih lama berada disini ketimbang di rumah alamat KTP. meski masih banyak PR kondisi rumah dan butuh adaptasi ritme hidup baru, termasuk kedekatan dengan masjid dan berbagi waktu, namun tetap harus selalu disyukuri dengan sebesar2nya. 

ada banyak rencana dan keinginan besar yang sudah mengantri untuk di-nyata-kan, dan keyakinan itu harus tetap dibarengi sambil selalu ingat, bahwa semuanya pasti harus seizin-Nya, serta rezeki tidak akan pernah salah, baik waktu maupun takarannya .. bismillah 

Saturday, May 31, 2025

doktrin

mendekati event besar tahunan yang sudah sangat dinantikan, bahkan pernah dengar juga bahwa di jazirah Arab sana, perayaannya malah lebih besar dari event Idul Fitri di tanah air, kembali saya (dan terus - menerus) diingatkan untuk mencari memahami ulang, apa sih makna sebenarnya dari berkurban itu. jujur saja, cerita lama dari masa kecil dulu bahwa prinsipnya qurban pake "Q" adalah distribusi daging untuk mereka yang gak mampu. beneran gak mampu, yang saking gak mampunya, sampai-sampai mungkin hanya ada kesempatan setahun sekali buat bisa makan daging.

alhamdulillahnya, keluarga kami saat itu masih bisa dikatakan sangat jauh diatas mampu, jika standarnya adalah makan daging. meski dalam keluarga kami, hanya almarhum Bapak yang bekerja, namun seingat saya, almarhumah Ibu rutin memasak menu daging, meskipun yaaa, dalam sebulan bisa dihitung jari 😊. kata Ibu, penting buat masa pertumbuhan kami, dan tentu didampingi tahu tempe plus ikan laut beserta teman-teman berprotein lainnya. 

balik laptop, setiap Idul Adha, hanya 1 atau 2 kali keluarga kami "beruntung" dikirimi daging, itupun dari kelebihan jatah saudara, bukan langsung dari panitia. bahkan, ketika saya mendapat kesempatan untuk menjadi anggota panitia qurban saat SMP, jatah daging yang saya dapat pun terasa sangat spesial, karena didapat setelah seharian "bekerja".

singkat cerita langsung ke inti, khutbah Jumat kemarin, ada hal menggelitik yang langsung berhubungan dengan acara qurban ini. memang, bagi yang mampu, sangat disarankan (mendekati wajib) untuk berkurban, bahkan jikalau tak mampu yang sesuai syariat, yaitu domba, bisa diganti dengan ayam bahkan kelinci .. lho, sik sik sik .. disini yang agak risih, kok ya kembali lagi dengan hukum-hukum yang out of the box. mengandung kebaikan, selaras dengan tuntunan, tapi itu lhoooo, lha kok baru2 ini munculnya, so, selama ini kemana aja.

apakah hukum agama ini terus dikembangkan sesuai dengan penalaran masing2 karena jaman yang terus berubah. meski katanya, agama Islam tidaklah memberatkan, pun sudah banyak tuntunan yang akhirnya dimentahkan karena terbukti tidak shahih (meskipun baik) bahkan ternyata, ada banyak ajaran baik yang memang dibuat2 namun kitanya hanya ikut2an. klo memang baik untuk kemanusiaan, why not .. tapi ini sudah mulai "memberatkan" dan masuk ke ranah ibadah, duh

Thursday, May 15, 2025

terlewat

 niat awal mau merutinkan menulis lagi setiap bulan, lha kok sudah mulai lagi kegagalan di bulan kesekian ini .. daaan, belum lagi nasib obaradai yang entahlah juga .. masih mencari formula yang pas buat mengatasi dan membawahi masalah posting bisikan dan keinginan untuk menulis ini, termasuk mencari excuse dengan seolah butuh tablet .. meskipun yaa, dengan pengalaman selama ini, kok ya endingnya insyaallah bisa ditebak 😑

sebulan resmi berkantor lagi, sudah mulai banyak drama .. dengan membiasakan diri menghadapi kesibukan yang tidak jelas .. updating rencana ke depan .. plus ancaman intimidasi dari kaum geje .. bismillah, dihadapi satu persatu, dihadapi dan dihadapi serta yakin pasti dimudahkan

Monday, March 03, 2025

東京マラソン2025

Alhamdulillah, sesuai target, bisa finish juga di Tokyo Marathon. meski penuh keraguan bahkan hingga race day half point, tapi akhirnya tetap achieved the goal. 

sejak awal didorong untuk lanjutkan pembayaran oleh istri, PR utama adalah ragu apakah akan bisa finish sebelum CoT .. trauma Shizuoka Marathon lampau masih membekas, belum lagi ditambah faktor fisik yang sudah pindah kategori plus tantangan latihan di musim dingin. meski sudah finish di HM Yokosuka Seaside Marathon, yang lagi2 mepet CoT, tetap saja tidak berani berspekulasi terlalu jauh. bahkan, dengan keterbatasan pilihan menu latihan dari Garmin, juga turut menambah kekhawatiran.

hari H, didukung kondisi cuaca yang sangat hangat untuk standar bulan Maret di Jepang, jadi faktor kedinginan saat start bisa skip. gas poll di awal sudah diantisipasi agar tidak terjadi lagi seperti di Yokosuka lalu. namun, ketakutan batere jam bakal loss malah jadi blunder. akibat ganti setting, jadinya perlu adaptasi lagi dengan tampilan yang berbeda saat latihan. eh tapi kok cepet juga y :D .. tercatat, sampai HM malah jauh diatas pencapaian yang sebelumnya. keraguan tidak bisa finish sebelum CoT mulai pudar, karena masih ada sisa 4jam buat menempuh separuh jarak, yang artinya, full jalan pun tetap bisa finish.
singkat cerita, tetap berusaha menenangkan diri agar tidak terlalu euforia meski sedikit tidak percaya dengan pencapaian ini, sambil berupaya mengingat kesalahan saat FM di Shizuoka lalu. memang, kondisi cheering di sepanjang rute sangat berbeda, plus faktor sepatu, sepertinya. dengan kaos kaki yang sejenis, tinggal ketahanan napas (plus HR) yang tetap harus dipantau. 
apa dikata, melewati km34, paha mulai terasa kencang. tiga kali minta support semprot air-salonpas, tetap tidak bisa menipu kelelahan. start km38, sudah menyerah untuk full jalan, sambil menunggu disalip pacer sub 5:00. sesuai catatan Garmin, FM kali ini PB lho. tidak ada hit the wall sepertinya, meski diwarnai kejadian keselek serbuk medalist, dan hidung bumpet sejak H-3.
next, kayaknya cukup HM aja yang masuk akal untuk lelarian di Indonesia, plus latihan buat speed di samapta periodik.
bismillah

Sunday, February 23, 2025

tahun ke 43

ternyata, belum berhasil konsisten untuk terus menulis. rencana awal membuat buku diary dengan target sekian tahun, perlahan mundur menjadi buku mingguan .. pun dengan jadwal kuliah yang sudah tidak tiap hari bisa duduk di bangku kelas utama, semakin mendukung untuk kebanyakan skip .. belum lagi, nasib Obaradai dan juga blog ini .. khusus blog ini, kewajiban awal memasang foto tanpa ain menjadi alasan utama untuk skip, padahal yaaa, tinggal beberapa klik, juga gambar bakalan siap .. namun, ya gitu .. sudah banyak perjalanan, banyak cerita untuk dituang, juga suara2 hati yang muncul atas ketidakseimbangan alam, yang tetap juga harus dijalani.

bismillah, seminggu sebelum Ramadhan dan Tokyo Marathon 2025, sebulan sebelum kepulangan ke Indonesia kembali, jaga tadarus dulu

Saturday, November 02, 2024

上高地の旅

terkadang, kita seringnya kurang menghargai sesuatu yang telah dititipkanNya, sampai datang waktunya diambil kembali oleh Sang Pemilik .. meski hanya hitungan jam, namun trip kali ini lumayan bermakna. secara kebetulan, EO dan member perjalanannya yang full berasal dari negara sebelah sana itu, sehingga lumayan dapat melupakan segala aturan disiplin lokal ala wong Jepang. yaaa, dengan resiko telat sana-sini dan penyesuaian jadwal dengan balutan toleransi. 

start berangkat sudah dimundurkan plus ditambah telat, dan meski begitu, tetap berhasil sampai TKP sebelum jadwal (padahal juga sudah dapat ekstra jam berhenti di rest area). sampai lokasi utama, pemandangan cukup memuaskan meski H-1 sempat dapat warning bakal turun hujan. namun sayang, permulaan sempat tidak nyaman karena kurang siap dengan suhu dingin (sepertinya dibawah 10℃). alhamdulillah, sampai end location, bisa makan menu netral tanpa ada konflik. 

perjalanan balik, sesuai kebiasaan, macet Minggu malam, jadinya +1 jam dari target dan sempat rada gerimis. namun yang penting, semua sehat meski jelas capek dan besoknya sudah menanti tugas negara.

bismillah, sekian bulan lagi

Sunday, September 08, 2024

ketiga

tak terasa, sudah kali ketiga ini naik Gunung Fuji, yang ternyata, setiap dapat kesempatan sekolah "agak" lama di Jepang, kok ya Alhamdulillah nya bisa naik terus. saat pertama dulu, tentunya pada waktu latihan militer. dengan bekal minimal yang sesuai arahan dan batasan, pun usia masih muda bingits, gass langsung puncak meski cuman pakai jas hujan. sedikit memori yang tersisa, hanya ingat waktu itu ada beberapa orang sipil yang latihan lari, dan kebetulan hari itu hujan serta sempat melihat sisi yang masih bersalju.

kesempatan kedua, masih dalam rangka ngikut saja, sambil mengingat pengalaman pertama dulu yang sudah berlalu 10an tahun lebih. bedanya, kali ini berangkat malam dan mungkin tidak bisa my own pace, ya namanya juga diajak, hehehe.

kali kemarin, harus beneran merencanakan karena dalam posisi ketua tim, meski cuman berdua. setelah banyak pertimbangan dan hitungan, akhirnya terpilih (lagi) weekend terakhir pada season pendakian tahun ini. keberangkatan dari Shinjuku alhamdulillah lancar meski setelah itu, kami terpaksa keleleran menunggu bus ke titik 5th. adanya perbaikan sistem, sehingga untuk masuk rute Yoshida harus bayar dan tidak bisa lagi naik malam hari, kecuali sudah punya reservasi penginapan. perjalanan hingga titik 6 berjalan lancar. namun, melangkah ke 7, si emak mulai kewalahan. bukan apa, paling takut jika sudah mengeluh gelap dengan heart bpm yang tinggi. kami memutuskan untuk potong jalan di 8.5 dengan pertimbangan transportasi balik serta lebih utama adalah faktor kesehatan. baru sadar juga, kalo rute 7 - 8 beneran parah, meski yang lalu, dilewati pas gelap malam. kali ini pun, rute turun memberi kesan tersendiri. dengan kondisi lutut was-was, akhirnya bisa nyampai titik start serta kembali dengan tidak terburu2. 

Alhamdulillah, 

Wednesday, June 19, 2024

Alhamdulillah,

sudah masuk minggu ke empat, kami sebagai keluarga bisa terus berkumpul bersama, tentunya atas ijin-Nya. setelah 6 tahun yang berat ini, Allah menambahkan nikmat yang luar biasa. tentunya, jalan yang kami tempuh layaknya episode drama yang terus mengundang gelengan kepala, namun selalu diakhiri dengan anggukan yang melegakan. 

perjalanan ke depan, meskipun terlihat masih panjang, namun seiring berkurangnya usia karena bertambahnya pengalaman hidup, sering menjadikan kami terlena dengan aliran waktu yang semakin deras.

bismillah ya Allah, mudahkanlah hamba kecilmu ini menikmati anugerah-Mu, aamiin 
 

Sunday, April 21, 2024

menunggu lagi

satu episode sudah dimulai kembali, meski sebenarnya saya pribadi lebih menginginkan ini di tahun lalu, tapi Allah menakdirkan lain. memang sih, tahun lalu dapat panggilan ke tanah suci, jadi jelas saja tahun paling pas, meski ya gitu, hehehe. 

saya pun masih berharap dengan disertai embelan kecemasan terkait perbedaan kebijakan terhadap rencana kesertaan keluarga kecil pada momen kali ini ke Jepang. saya masih yakin, Allah menyiapkan kemudahan yang jujur saja, baru saya sadari belakangan ini. jelas, pola pikir saya banyak berubah, setelah masalah bertubi dan momen ke tanah suci yang akhirnya menyadarkan diri yang sudah melepas masa U40. 

masih ada tantangan, karena begitu sang makhluk berani berkata beriman, yang datang berikutnya pastilah ujian. sudah ada beberapa kisi-kisi dan jelasnya kunci jawaban pula. tinggal menunggu, lagi  

Wednesday, January 31, 2024

duh, waktunya ...


sudah akhir bulan kesekian dan hampir tidak ada satu tulisan pun berhasil naik, baik disini maupun disebelah .. klo dibilang sibuk ya, memang sih .. tapi sampai sebegini terlena-nya .. tidak pernah berusaha untuk menyempatkan diri guna sekedar meluangkan sejenak waktu untuk menulis lagi.

duh, jangankan menulis, bahkan sekedar membaca sekejap pun kadang tak sempat .. bagaimana mau menuang teko, jika tidak ada isian yang masuk .. bacaan kindle pun terlalu berat, juga ada imbas dengan slownya alutsista utama pengetikan, sehingga semakin men-trigger kemalasan memulai bertutur secara digital.

meski sudah meninggalkan beberapa jejak di SNS, tapi memang kurang afdhol jika belum bertelur lagi, khususnya dalam forum yang agak resmi .. tapi ya, mau gimana lagi .. niat sudah ada terus .. risih tapi belum ada kesempatan.

semoga kedepan, Allah semakin memudahkan, aamiin

 

Sunday, November 26, 2023

cari apa sih? - Borobudur Marathon 2023 - ハーフの部

tarik agak mundur, mungkin sampai tahun 2013n, hampir percaya kalau lari 5km itu jauh. hingga tiba saat harus pindahan ke timur Jawa yang dekat bagian tengah, ada kisah bahwa 10km itupun dekat.

singkat cerita, 
2015 sudah bisa 10km,
2016 sudah rutin 21km,
2017 finish FM, PB HM di ITB 😅
2018 jalan kaki dulu
2019 finish 10K Bormar
2020 masih 10K
2021 tahan 10K dulu deh
2022 medali HM pertama (HM di Jepang gak dikasih medali)
2023 …
dengan segala drama persiapan, ditambah keraguan karena pengaturan jadwal yang diluar kebiasaan nalar, hingga alarm kaki kram pun berdentang 🤧

Oke, cukupkah? atau waktunya memulai untuk lebih jauh lagi??

Thursday, October 12, 2023

pamit

 lha, saya kirain sudah pergi pak ..

duh, maunya ya begitu bu, pak .. sudah kali kedua ini, disapa seperti itu oleh beberapa pihak yang sempat membantu saya di perantauan ini. rejekinya, saya yang "kehilangan" kesempatan untuk ber-silahturahmi dengan mereka lagi, sehingga terucaplah salam "apa kabar?" itu. bulan ini, memang genap lima tahun saya berkelana kembali. sebuah fase yang saya pribadi masih ingat, pernah meminta hal ini kepada Sang Maha Pemberi. kali ini pun, saya akhirnya bisa merasakan "capek", suatu hal yang nyaris tidak ada dalam ingatan ketika umur ini belum mencapai kategori separuh baya. setidaknya, masih tetap diberikan ingatan untuk selalu bersyukur karena kita tidak pernah tahu, tidak pernah memiliki, lantas, apa yang bisa disombongkan ketika semua itu ditarik-Nya?

insyallah nggih Pak, Bu .. jika sudah masanya, saya akan pamit

Wednesday, August 16, 2023

mau gimana lagi?

 selang beberapa hari ini, ada fenomena plin-plan yang kembali lagi melanda keluarga kami .. iya, karena limitednya circle, ya manalagi klo bukan dari kantor setempat .. dan beberapa kesempatan lalu pun, seringkali keluarga kami yang "dirugikan" (semoga yang mendatang ini tidak).

dan ketika penomena tersebut muncul di lingkaran yang lebih sempit lagi, malahan didukung orang2 sekitar dengan pemahaman, ndak habis pikri .. yaaa, diiyakan dulu saja deh .. saya jelasnya mencoba (baca: menghibur diri) memahami kejadian-kebijakan2 tadi dengan keyword, otak saya belum nyampe kesana .. udah gitu saja .. dan karena hal-hal tersebut cenderungnya menjadi sisi antagonis, tak lupa pula untuk menyematkan doa, agar supaya, dijauhkan dari "menjadi" seperti mereka-mereka tadi, aamiin

bukan karena H-1 peringatan kemerdekaan, jadi ndak perlu dijadikan renungan :D 

Monday, July 03, 2023

nyaris setahun lagi

 pagi ini, 

iya pagi ini, berasa benar-benar dipaksa untuk maju menulis .. karena mengikuti link dari salah satu grup yang menyadarkan bahwa KAMU tidak sendiri .. mau menulis di blog di tengah majunya platform sosmed sebelah (yang kalaupun mau mengklaim aktif, terbukti postingannya juga sedikit, banget). 

sejujurnya, sudah beberapa waktu lalu, beberapa kali juga, sudah muncul niat untuk coret-coret lagi .. tapi apa daya, tetap belum bisa nyaman menulis kalimat panjang bermodal dua jempol saja .. belum lagi kendala desktop andalan yang hingga saat ini masih menjadi topik utama. sehingga, kadang ide dan kemauan hanya terlintas begitu saja, hilang bak air bilasan dalam ember setelah ritual mencuci-bilas selesai, mengalir sampai jauh melalui lubang buangan, hilang tak berbekas .. halah 

tugas masih banyak, tentunya sudah mendekati level memahami dan secara sadar diri muncul keinginan berinisiatif agar supaya bisa menekuni hobi kembali .. 

sik, hobi opo tho?

berlari lagi di Borobudur

 


sudah kali kesekian saya bisa memaksakan diri untuk ikut berpartisipasi dalam event Borobudur Marathon .. jelas terpaksa, lha wong kondisi kaki sudah bukan ori dari sananya .. plus akhirnya sadar, usia mulai menyadarkan aspek keterbatasan fisik .. meski banyak yang bilang, umur hanyalah angka, tapi yaaaa, kerasa juga nih di dengkul.

Bormar kali ini ikut di kategori HM, karena memang hanya itu yang open for public .. sempat takut menunggu sosialisasi COT, plus jadwal latihan yang terganggu karena cuaca .. belum lagi BMI yang terus menanjak positif .. Alhamdulillah, semua dilancarkan, dimudahkan .. finish tanpa cedera, meski kaki sempat berasa akan kram namun capeknya tidak separah tahun 2019 (padahal 10K) .. kegalauan akan sepatu yang pas juga sempat muncul, pun dengan jagoan saat ini, ya tetap harus fight dan yakin (apalagi dengan embel-embel larang) .. 

10K dapat medali .. done

HM + medali .. done

FM + medali .. done

ultra??

Wednesday, August 10, 2022

setahun

 jika melihat history, sudah lewat setahun dari terakhir kali menulis di tempat ini. sebenarnya, sebagai admin editor di sebelah juga, sudah mendekati hampir 12 purnama juga absen setor tulisan. kenapa ya?


jika dikatakan sibuk, beberapa waktu lampau juga pernah lebih sibuk dari saat-saat ini. tapi ya gitu, minat untuk membaca "tulisan" memang raib, blass. tidak hanya niat untuk mencari dan membaca untuk memperkaya informasi, tapi juga bahkan untuk persiapan materi mengajar pun, seolah-olah semangat itu hilang .. lang .. NG. memang, kondisi setahun ini cukup berat secara mental, tapi kok ya serangannya ke arah minat baca, haduh.

otomatis, karena tidak ada yang dibaca, ya ngefek tidak bisa menulis juga. meskipun informasi semakin banyak dan mudah diakses, juga ketambahan mood booster dengan si Kindle, tapi yaaaa, gitu deh.

bismillah, semoga Allah segera mengangkat penyakit malas ini, aamiin

Tuesday, August 03, 2021

sekisah nasi bungkus

 sudah menjadi rahasia umum bahwa dukungan makan saya sejak berdinas di tanah istimewa ini lebih dari setengahnya berasal dari dinas. tidak sepenuhnya gratis, namun alhamdulillah, selalu ada celah untuk bisa makan gratis. apalagi, di tahun ketiga saya duduk di kursi jabatan yg sekarang, semakin banyak yg iba dengan kondisi BMI saya yg terus mengecil, sehingga dukungan makanan / ajakan makan secara cuma-cuma semakin bertambah intensitasnya.

 kembali ke laptop, sesuai ritual harian, sudah tersaji menu rutin nasi bungkus untuk sarapan yg isinya, alhamdulillah, tidak pernah bisa ditebak (yang jelas, sudah tidak pernah lagi lauk berupa daging ayam, karena saya sengaja menjauhinya, suspek alergi gatal2). pas.nya lagi, setelah tadi sesudah Shubuh, lelarian agak jauh dan dilanjut ikut upacara, sehingga klop terkondisi perut lapar ... kenyang ... dan muncullah keinginan, makan siang dan malamnya, yg agak ringan saja a.k.a ndak usah dibungkusin lagi seperti hari-hari kemarin.

 dan benar saja, setelah niat itu diutarakan, lha dalah siang hari, ada kiriman gambar dari satu grup WA, nun dekat di gedung sebelah, sudah tersaji menu menggoda perut yg memang sengaja disiapkan untuk lunch. lha kok pas juga, meski setengah hati karena status perut masih terasa kenyang (baca : lapar mata), adaaaa aja panggilan dinas untuk merapat ke TKP. tapi y gitu, karena memang naitnya cuman separuh, meski jarak tumpukan piring dan diri ini hanya empat langkah kaki, tapi ya gak sempat makan juga .. tuh, Allah melarang untuk terlalu kenyang, bukan belum rejeki lho ya .. tp memang seperti itu rejekinya, sedemikian rupa.

 terus, karena memang sudah rejekinya malam ini pun jatahnya makan gratisan, jadilah setelah balik kamar, ada yg mengetuk pintu, tiba-tiba saja sekotak nasi goreng kambing (mirip nasi kebuli dengan beras lokal) sudah disodorkan, dari acaranya bang fulan, barakallah. 

Allah sudah menetapkan rejeki kita .. terus berbuat baik, maafkan