sejak awal didorong untuk lanjutkan pembayaran oleh istri, PR utama adalah ragu apakah akan bisa finish sebelum CoT .. trauma Shizuoka Marathon lampau masih membekas, belum lagi ditambah faktor fisik yang sudah pindah kategori plus tantangan latihan di musim dingin. meski sudah finish di HM Yokosuka Seaside Marathon, yang lagi2 mepet CoT, tetap saja tidak berani berspekulasi terlalu jauh. bahkan, dengan keterbatasan pilihan menu latihan dari Garmin, juga turut menambah kekhawatiran.
Monday, March 03, 2025
東京マラソン2025
Sunday, February 23, 2025
tahun ke 43
ternyata, belum berhasil konsisten untuk terus menulis. rencana awal membuat buku diary dengan target sekian tahun, perlahan mundur menjadi buku mingguan .. pun dengan jadwal kuliah yang sudah tidak tiap hari bisa duduk di bangku kelas utama, semakin mendukung untuk kebanyakan skip .. belum lagi, nasib Obaradai dan juga blog ini .. khusus blog ini, kewajiban awal memasang foto tanpa ain menjadi alasan utama untuk skip, padahal yaaa, tinggal beberapa klik, juga gambar bakalan siap .. namun, ya gitu .. sudah banyak perjalanan, banyak cerita untuk dituang, juga suara2 hati yang muncul atas ketidakseimbangan alam, yang tetap juga harus dijalani.
bismillah, seminggu sebelum Ramadhan dan Tokyo Marathon 2025, sebulan sebelum kepulangan ke Indonesia kembali, jaga tadarus dulu
Saturday, November 02, 2024
上高地の旅
start berangkat sudah dimundurkan plus ditambah telat, dan meski begitu, tetap berhasil sampai TKP sebelum jadwal (padahal juga sudah dapat ekstra jam berhenti di rest area). sampai lokasi utama, pemandangan cukup memuaskan meski H-1 sempat dapat warning bakal turun hujan. namun sayang, permulaan sempat tidak nyaman karena kurang siap dengan suhu dingin (sepertinya dibawah 10℃). alhamdulillah, sampai end location, bisa makan menu netral tanpa ada konflik.
perjalanan balik, sesuai kebiasaan, macet Minggu malam, jadinya +1 jam dari target dan sempat rada gerimis. namun yang penting, semua sehat meski jelas capek dan besoknya sudah menanti tugas negara.
bismillah, sekian bulan lagi
Sunday, September 08, 2024
ketiga
kesempatan kedua, masih dalam rangka ngikut saja, sambil mengingat pengalaman pertama dulu yang sudah berlalu 10an tahun lebih. bedanya, kali ini berangkat malam dan mungkin tidak bisa my own pace, ya namanya juga diajak, hehehe.
kali kemarin, harus beneran merencanakan karena dalam posisi ketua tim, meski cuman berdua. setelah banyak pertimbangan dan hitungan, akhirnya terpilih (lagi) weekend terakhir pada season pendakian tahun ini. keberangkatan dari Shinjuku alhamdulillah lancar meski setelah itu, kami terpaksa keleleran menunggu bus ke titik 5th. adanya perbaikan sistem, sehingga untuk masuk rute Yoshida harus bayar dan tidak bisa lagi naik malam hari, kecuali sudah punya reservasi penginapan. perjalanan hingga titik 6 berjalan lancar. namun, melangkah ke 7, si emak mulai kewalahan. bukan apa, paling takut jika sudah mengeluh gelap dengan heart bpm yang tinggi. kami memutuskan untuk potong jalan di 8.5 dengan pertimbangan transportasi balik serta lebih utama adalah faktor kesehatan. baru sadar juga, kalo rute 7 - 8 beneran parah, meski yang lalu, dilewati pas gelap malam. kali ini pun, rute turun memberi kesan tersendiri. dengan kondisi lutut was-was, akhirnya bisa nyampai titik start serta kembali dengan tidak terburu2.
Alhamdulillah,
Wednesday, June 19, 2024
Alhamdulillah,
perjalanan ke depan, meskipun terlihat masih panjang, namun seiring berkurangnya usia karena bertambahnya pengalaman hidup, sering menjadikan kami terlena dengan aliran waktu yang semakin deras.
bismillah ya Allah, mudahkanlah hamba kecilmu ini menikmati anugerah-Mu, aamiin
Sunday, April 21, 2024
menunggu lagi
satu episode sudah dimulai kembali, meski sebenarnya saya pribadi lebih menginginkan ini di tahun lalu, tapi Allah menakdirkan lain. memang sih, tahun lalu dapat panggilan ke tanah suci, jadi jelas saja tahun paling pas, meski ya gitu, hehehe.
saya pun masih berharap dengan disertai embelan kecemasan terkait perbedaan kebijakan terhadap rencana kesertaan keluarga kecil pada momen kali ini ke Jepang. saya masih yakin, Allah menyiapkan kemudahan yang jujur saja, baru saya sadari belakangan ini. jelas, pola pikir saya banyak berubah, setelah masalah bertubi dan momen ke tanah suci yang akhirnya menyadarkan diri yang sudah melepas masa U40.masih ada tantangan, karena begitu sang makhluk berani berkata beriman, yang datang berikutnya pastilah ujian. sudah ada beberapa kisi-kisi dan jelasnya kunci jawaban pula. tinggal menunggu, lagi
Wednesday, January 31, 2024
duh, waktunya ...
sudah akhir bulan kesekian dan hampir tidak ada satu tulisan pun berhasil naik, baik disini maupun disebelah .. klo dibilang sibuk ya, memang sih .. tapi sampai sebegini terlena-nya .. tidak pernah berusaha untuk menyempatkan diri guna sekedar meluangkan sejenak waktu untuk menulis lagi.
duh, jangankan menulis, bahkan sekedar membaca sekejap pun kadang tak sempat .. bagaimana mau menuang teko, jika tidak ada isian yang masuk .. bacaan kindle pun terlalu berat, juga ada imbas dengan slownya alutsista utama pengetikan, sehingga semakin men-trigger kemalasan memulai bertutur secara digital.
meski sudah meninggalkan beberapa jejak di SNS, tapi memang kurang afdhol jika belum bertelur lagi, khususnya dalam forum yang agak resmi .. tapi ya, mau gimana lagi .. niat sudah ada terus .. risih tapi belum ada kesempatan.
semoga kedepan, Allah semakin memudahkan, aamiin




