Sunday, November 26, 2023
cari apa sih? - Borobudur Marathon 2023 - ハーフの部
Thursday, October 12, 2023
pamit
lha, saya kirain sudah pergi pak ..
duh, maunya ya begitu bu, pak .. sudah kali kedua ini, disapa seperti itu oleh beberapa pihak yang sempat membantu saya di perantauan ini. rejekinya, saya yang "kehilangan" kesempatan untuk ber-silahturahmi dengan mereka lagi, sehingga terucaplah salam "apa kabar?" itu. bulan ini, memang genap lima tahun saya berkelana kembali. sebuah fase yang saya pribadi masih ingat, pernah meminta hal ini kepada Sang Maha Pemberi. kali ini pun, saya akhirnya bisa merasakan "capek", suatu hal yang nyaris tidak ada dalam ingatan ketika umur ini belum mencapai kategori separuh baya. setidaknya, masih tetap diberikan ingatan untuk selalu bersyukur karena kita tidak pernah tahu, tidak pernah memiliki, lantas, apa yang bisa disombongkan ketika semua itu ditarik-Nya?
insyallah nggih Pak, Bu .. jika sudah masanya, saya akan pamit
Wednesday, August 16, 2023
mau gimana lagi?
selang beberapa hari ini, ada fenomena plin-plan yang kembali lagi melanda keluarga kami .. iya, karena limitednya circle, ya manalagi klo bukan dari kantor setempat .. dan beberapa kesempatan lalu pun, seringkali keluarga kami yang "dirugikan" (semoga yang mendatang ini tidak).
dan ketika penomena tersebut muncul di lingkaran yang lebih sempit lagi, malahan didukung orang2 sekitar dengan pemahaman, ndak habis pikri .. yaaa, diiyakan dulu saja deh .. saya jelasnya mencoba (baca: menghibur diri) memahami kejadian-kebijakan2 tadi dengan keyword, otak saya belum nyampe kesana .. udah gitu saja .. dan karena hal-hal tersebut cenderungnya menjadi sisi antagonis, tak lupa pula untuk menyematkan doa, agar supaya, dijauhkan dari "menjadi" seperti mereka-mereka tadi, aamiin
bukan karena H-1 peringatan kemerdekaan, jadi ndak perlu dijadikan renungan :D
Monday, July 03, 2023
nyaris setahun lagi
pagi ini,
iya pagi ini, berasa benar-benar dipaksa untuk maju menulis .. karena mengikuti link dari salah satu grup yang menyadarkan bahwa KAMU tidak sendiri .. mau menulis di blog di tengah majunya platform sosmed sebelah (yang kalaupun mau mengklaim aktif, terbukti postingannya juga sedikit, banget).
sejujurnya, sudah beberapa waktu lalu, beberapa kali juga, sudah muncul niat untuk coret-coret lagi .. tapi apa daya, tetap belum bisa nyaman menulis kalimat panjang bermodal dua jempol saja .. belum lagi kendala desktop andalan yang hingga saat ini masih menjadi topik utama. sehingga, kadang ide dan kemauan hanya terlintas begitu saja, hilang bak air bilasan dalam ember setelah ritual mencuci-bilas selesai, mengalir sampai jauh melalui lubang buangan, hilang tak berbekas .. halah
tugas masih banyak, tentunya sudah mendekati level memahami dan secara sadar diri muncul keinginan berinisiatif agar supaya bisa menekuni hobi kembali ..
sik, hobi opo tho?
berlari lagi di Borobudur
Bormar kali ini ikut di kategori HM, karena memang hanya itu yang open for public .. sempat takut menunggu sosialisasi COT, plus jadwal latihan yang terganggu karena cuaca .. belum lagi BMI yang terus menanjak positif .. Alhamdulillah, semua dilancarkan, dimudahkan .. finish tanpa cedera, meski kaki sempat berasa akan kram namun capeknya tidak separah tahun 2019 (padahal 10K) .. kegalauan akan sepatu yang pas juga sempat muncul, pun dengan jagoan saat ini, ya tetap harus fight dan yakin (apalagi dengan embel-embel larang) ..
10K dapat medali .. done
HM + medali .. done
FM + medali .. done
ultra??
Wednesday, August 10, 2022
setahun
jika melihat history, sudah lewat setahun dari terakhir kali menulis di tempat ini. sebenarnya, sebagai admin editor di sebelah juga, sudah mendekati hampir 12 purnama juga absen setor tulisan. kenapa ya?
jika dikatakan sibuk, beberapa waktu lampau juga pernah lebih sibuk dari saat-saat ini. tapi ya gitu, minat untuk membaca "tulisan" memang raib, blass. tidak hanya niat untuk mencari dan membaca untuk memperkaya informasi, tapi juga bahkan untuk persiapan materi mengajar pun, seolah-olah semangat itu hilang .. lang .. NG. memang, kondisi setahun ini cukup berat secara mental, tapi kok ya serangannya ke arah minat baca, haduh.
otomatis, karena tidak ada yang dibaca, ya ngefek tidak bisa menulis juga. meskipun informasi semakin banyak dan mudah diakses, juga ketambahan mood booster dengan si Kindle, tapi yaaaa, gitu deh.
bismillah, semoga Allah segera mengangkat penyakit malas ini, aamiin
Tuesday, August 03, 2021
sekisah nasi bungkus
sudah menjadi rahasia umum bahwa dukungan makan saya sejak berdinas di tanah istimewa ini lebih dari setengahnya berasal dari dinas. tidak sepenuhnya gratis, namun alhamdulillah, selalu ada celah untuk bisa makan gratis. apalagi, di tahun ketiga saya duduk di kursi jabatan yg sekarang, semakin banyak yg iba dengan kondisi BMI saya yg terus mengecil, sehingga dukungan makanan / ajakan makan secara cuma-cuma semakin bertambah intensitasnya.
kembali ke laptop, sesuai ritual harian, sudah tersaji menu rutin nasi bungkus untuk sarapan yg isinya, alhamdulillah, tidak pernah bisa ditebak (yang jelas, sudah tidak pernah lagi lauk berupa daging ayam, karena saya sengaja menjauhinya, suspek alergi gatal2). pas.nya lagi, setelah tadi sesudah Shubuh, lelarian agak jauh dan dilanjut ikut upacara, sehingga klop terkondisi perut lapar ... kenyang ... dan muncullah keinginan, makan siang dan malamnya, yg agak ringan saja a.k.a ndak usah dibungkusin lagi seperti hari-hari kemarin.
dan benar saja, setelah niat itu diutarakan, lha dalah siang hari, ada kiriman gambar dari satu grup WA, nun dekat di gedung sebelah, sudah tersaji menu menggoda perut yg memang sengaja disiapkan untuk lunch. lha kok pas juga, meski setengah hati karena status perut masih terasa kenyang (baca : lapar mata), adaaaa aja panggilan dinas untuk merapat ke TKP. tapi y gitu, karena memang naitnya cuman separuh, meski jarak tumpukan piring dan diri ini hanya empat langkah kaki, tapi ya gak sempat makan juga .. tuh, Allah melarang untuk terlalu kenyang, bukan belum rejeki lho ya .. tp memang seperti itu rejekinya, sedemikian rupa.
terus, karena memang sudah rejekinya malam ini pun jatahnya makan gratisan, jadilah setelah balik kamar, ada yg mengetuk pintu, tiba-tiba saja sekotak nasi goreng kambing (mirip nasi kebuli dengan beras lokal) sudah disodorkan, dari acaranya bang fulan, barakallah.
Allah sudah menetapkan rejeki kita .. terus berbuat baik, maafkan
Tuesday, July 20, 2021
tidak boleh
semingguan lalu, secara sengaja, saya memilih tidak ke masjid kampung dulu karena tetangga sebelah kamar dinyatakan positif C19. ndak tanggung, 2 orang sekaligus (bahkan akhirnya nambah 1 lagi setelah ybs kembali dari dinas luar). apalagi, di masjid tsb jamaahnya kebanyakan sudah sepuh, setidaknya mereka yg rutin di shaf pertama, umurnya sudah jauuuuh dari saya. pun beberapa dari mereka ada yg pede, jarang banget terlihat pake masker, meski hanya sekedar jenis scuba selapis, ORA.
saya tidak kepedean, meski sudah 2x paksin, plus awal tahun lalu di-kado anosmia semingguan, tetap saja potensi menularkan ke orang lain jelas ada. daripada2, mendingan melipir dulu (tapi ya jujur sedih juga, meski mau gimana lagi).
lha akhirnya, setelah kondisi di kost aman (yg isoman dah selesai), dengan pedenya melangkahkan kaki ke masjid, meski agak curiga, adzan-nya kok telat ya .. lha rak tenan, 50 m mendekati TKP, meskipun suara iqamah dari surau lain bersahutan, tapi suara adzan langganan kok belum juga terdengar. ndilalah, ada bapak2 naik motor, sepertinya mengenali saya dgn kostum siap berjamaah, "anu mas, masjid e tutup dulu, 14 hari-an". waduh ...
naluri langsung berhitung .. Jumat lalu, eh shubuh tadi masih dengar yg adzan kok .. dan benar juga, keesokan siangnya dapat kabar, ternyata salah satu penghuni rumah yg halamannya menyatu dgn masjid tsb, baru meninggal siang hari itu (konon infonya sesak napas, apakah C19, belum ada info tambahan). plus, sederetan kampung disitu, semingguan kemarin sudah 5 orang yg menghadap-Nya. innalillahi wa innailaihi rojiuun.
ya Allah, mudahkanlah

